Pelepasliaran Tukik Hijau di Pantai Nyamplong Kobong Jember

Seratusan orang tampak memadati Area yang direncanakan sebagai Kawasan Penangkaran Penyu di sekitar Pantai Nyamplong Kobong Dusun Jeni Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Jember. Wajah-wajah yang antusias dan penasaran. Sebagian besar mereka tidak pernah sekalipun memegang dan menyentuh Tukik (Anak Penyu). Ditambah lagi bahwa Tukik yang mereka lihat benar-benar berasal dari Jember.

Peserta Pelepasliaran Tukik Jember

Peserta Pelepasliaran Tukik Jember

 

Sugiyanto selaku Ketua POKMASWAS (Kelompok Masyarakat Pengawas) Indah Lestari menjelaskan bahwa ini sudah kedua kalinya mereka melepasliarkan Tukik. Tukik yang dilepasliarkan pertama kali berjenis Penyu Hijau (Chelonia Mydas) sejumlah 27 ekor. Pelepasliaran tersebut dilakukan di Muara Dusun Sumbersari, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas pada tanggal 30 Agustus 2014. Hadir pada acara tersebut beberapa instansi yang terkait dengan masalah lingkungan dan penyu diantaranya Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jember selaku Pembina POKMASWAS, BKSDA Wilayah III Jember, Taman Nasional Meru Betiri, SatPolAir dan Pos Pantau AL Puger.

Kali ini jenis tukik yang dilepasliarkan adalah Penyu Hijau dan Penyu Abu-abu (Lepidochelys Olivacea) dengan total tukik berjumlah 121 ekor. Turut hadir kembali dalam acara pelepasliaran tukik tersebut Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan serta BKSDA Wilayah III Jember.

Acara yang digagas oleh Nurul Hidayah, S.Pi selaku Petugas Layanan Teknis Pengembangan Konservasi Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jember tersebut mampu menghadirkan 77 orang dari kalangan Mahasiswa dan Umum. Kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar turut serta melestarikan Penyu supaya terhindar dari kepunahan ini mampu mengumpulkan donasi sebesar Rp. 770.000,-.

Hasil donasi diserahkan langsung kepada Sugiyanto selaku Ketua POKMASWAS Indah Lestari sebagai biaya operasional dalam rangka Penangkaran Penyu nantinya. Sebelumnya semua biaya dari kegiatan penangkaran penyu yang dilakukan oleh POKMASWAS Indah Lestari adalah swadaya dari anggota sendiri. Sekalipun pekerjaan mereka hanya nelayan kecil namun kepedulian mereka terhadap kelestarian penyu sangat besar. Sugiyanto berharap Instansi-Instansi terkait mendukung penuh atas upaya mereka melestarikan penyu Jember.

Kemampuan bertahan hidup seekor tukik untuk menjadi Penyu itu sangat kecil. Perbandingannya hanya 1:100 mereka yang bisa kembali lagi ke tempat semula untuk bertelur. Tetapi semua peserta pelepasliaran tukik berharap 5-10 tahun lagi semua tukik yang dikembalikan ke alam akan kembali ke Pantai Nyamplong Kobong untuk bertelur dan menghasilkan tukik kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *